DASAR DASAR SISTEM JARINGAN INTERNET DAN INTRANET

 Sistem Jaringan Komputer

Data dapat dikirim dari satu komputer ke komputer lainnya dengan menggunakan sistem jaringan yang disebut jaringan komputer. Data yang berupa teks, gambar, audio maupun video ditransfer melalui media transmisi kabel maupun tanpa kabel (wireless) sehingga memungkinkan penguna jaringan komputer dapat saling bertukar data, menggunakan hardware atau software secara bersama-sama, dan berbagi resource seperti memakai satu unit printer untuk digunakan oleh beberapa komputer.
Para pengguna jaringan komputer yang terhubung dengan internet dapat saling berkomunikasi walaupun berbeda negara. Begitu juga pada jaringan komputer lokal, jaringan komputer, memungkinkan penggunaan fasilitas bersama sama seperti printer, harddisk, scanner, program aplikasi tertentu, dan perangkat lainnya. Komputer utama (server) dihubungkan ke komputer lain (client) menggunakan jaringan kabel (wired) maupun tanpa kabel (wireless), sehingga fasilitasnya dapat digunakan oleh komputer lain.

local-area-network-installation-lan-500x500
Secara umum, setiap komputer yang mengirim data lewat jaringan dapat disebut server, sementara komputer yang menerima data dapat disebut client. File server menunjuk pada komputer dalam jaringan dengan satu tujuan, yaitu mengirim dan menerima file data. Bahkan komputer tidak tahu jenis data yang dikirimnya. Server tidak perlu tahu apakah file berupa dokumen teks, gambar grafik, atau yang lainnya. Sebaliknya, komputer ini sibuk menjawab permintaan dari komputer client atas file yang disimpannya. Sedangkan file, jenis data yang dikandungnya, serta apa yang dapat diperbuat dengan file tersebut sepenuhnya diserahkan kepada perangkat lunak di komputer client. Tujuan dibangunnya suatu jaringan komputer adalah untuk mengantarkan informasi secara tepat dan akurat dari sisi pengirim ke sisi penerima.

B. Manfaat Jaringan Komputer
1. Berbagi Sumber Daya dan Data
Dalam sebuah jaringan komputer, data, dan peralatan dapat dipakai secara bersamaan. Jadi bila seorang pengguna yang terletak 50 m dari pusat data dia tidak akan kesulitan menggunakan data tersebut. Dia juga bisa mencetak menggunakan printer yang tersambung di komputer yang terletak sejauh 50 m dari tempat duduknya.
2. Keamanan Data Lebih Tinggi
Dalam jaringan peer to peer, file data yang penting dapat disimpan di beberapa komputer yang terkoneksi ke jaringan. Sehingga bila salah satu komputer rusak,maka salinan data di komputer yang lain bisa digunakan
3. Intregasi Data dan Keteraturan Aliran Informasi
Melalui jaringan komputer, penanganan data akan lebih mudah diatur. Jaringan komputer juga membuat aliran informasi dapat diatur dengan lebih mudah.
4. Menghemat Waktu dan Biaya
Dalam jaringan komputer, satu alat dapat dipakai bersama-sama. Jadi tidak perlu semua komputer memiliki alat seperti printer dan DVD-RW. Efeknya,terjadi penghematan biaya. Selain itu, melalui jaringan komputer, suatu pekerjaan dapat dilakukan bersama-sama oleh beberapa komputer.
5. Menghubungkan Berbagai Jenis dan Merek Komputer
Jraingan komputer dapat menghubungkan berbagai jenis dan merek komputer. Tak peduli apakah komputer itu buatan IBM, ACER, Wearness, HP, ataukah komputer dekstop dan komputer jinjing (laptop), semua dapat disambungkan ke jaringan.

C. Peralatan Jaringan Komputer
1. Kartu Jaringan
Kartu jaringan (Network Interface Card atau disingkat NIC, sering disebut juga Network Adapter, LAN Card, atau Ethernet Card) berfungsi sebagai jembatan antara komputer dengan jaringan komputer. Kartu jaringan bertugas untuk mengirimkan paket-paket data ke komputer tujuan dan menerima paket data yang dikirim komputer lain. Ada beberapa macam kartu jaringan yang dibedakan berdasarkan kategori tertentu.
a) Berdasarkan kecepatannya, kartu jaringan dibedakan menjadi Ethernet (10 Megabit/detik)
b) Berdasarkan media penghubung yang digunakan, kartu jaringan dibedakan menjadi ethernet yang mempunyai terminal BNC, RJ45, port serial, terminal FO untuk kabel serat optik, dan ethernet tanpa kabel
c) Berdasarkan slot yang digunakan, ada kartu yang ditancapkan ke slot ISA, PCI, PCI Express, dan ada pula yang telah terintegrasi dalam motherboard
2. Kabel Penghubung dan Konektor
Jaringan komputer terdiri atas 3 macam yatu koaksikal, kabel ulir atau kabel berpasangan, dan label serat optik. Pada jaringan tanpa kabel (wireless LAN), tidak digunakan kabel, melainkan menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan paket data.
a) Kabel koaksikal, berupa seutas kawat tembaga di bagian tengah yang terbungkus kabel serabut yang dipisahkan oleh suatu isolator. Diluarnya terdapat plastik eksternal. Kabel ini menggunakan konektor BNC (Bayonet Nut Connector) yang banyak dipakai dalam topologi bus.
b) Kabel ulir, terdiri atas empat pasang kawat tembaga, dimana tiap dua utas kawat dipilin mengelilingi satu sama lain. Berdasarkan ada tidaknya penlindung, ada dua jenis kabel ulir, yaitu STP (Shielded Twister Pair) dan UTP (Unshielded Twister Pair).

stp
c) Serat optik, terdiri dari puluhan hingga ratusan serat kaca atau plastik tipis yang mampu mentransmisikan gelombang cahaya sebagai pembawa data.

kabel-fiber-optic2-1.jpg
3. Hub and Switch

hub
Hub and switch digunakan untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN, terutama pada topologi bintang, sehingga sering disebut Konsentrator. Hub akan mengirimkan paket data yang diterimanya ke semua komputer, sedangkan switch hanya mengirimkan data ke komputer yang dituju. Perbedaan lainnya, hub menggunakan satu jalur untuk mengirim dan menerima data, sedangkan switch menggunakan jalur yang berbeda untuk mengirim dan menerima data. Hal ini menyebabkan kecepatan transfer data switch lebih baikpada hub. Kecepatan transfer data pada hub maksimum 10 Megabit/detik, sedangkan pada switch kecepatannya 10 Megabit/detik atau 100 Megabit/detik.
4. Access Point
Access point digunakan dalam jaringan komputer tanpa kabel. Fungsi access point mirip dengan hub and switch, yaitu menerima paket data yang ditransmisikan oleh sebuah komputer, memperkuat sinyal, dan memancarkan kembali paket data itu ke komputer tujuan.
5. Peralatan Tambahan
a) Bridge yaitu peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan.

bridge
b) Router digunakan untuk mengatur lalu lintas data dari satu jaringan ke jaringan lain.

Wireless-router-1
c) Repeater digunakan untuk memperkuat sinyal data dalam jaringan, sehingga sinyal data yang diterima di komputer tujuan sama seperti data yang dikirimkan dari komputer pengirim.

thFZSP77FC

D. Area Jaringan
1. Jaringan LAN (Local Area Network)
Lokal Area Network merupakan jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah dan biasanya tidak lebih dari sekitar satu km. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik untuk memakai besama sumber daya dan saling bertukar informasi.
2. Jaringan MAN (Metropolitan Area Network)
Pada dasarnya MAN merupakan LAN yang berukuran lebih besar. Jaringan ini disebut sebagai jaringan area metropolitan yang menjangkau antarwilayah dalam satu provinsi. MAN biasanya menggunakan nirkabel atau infrastruktur serat optik sambungan link ke situs mereka. MAN biasanya menggunakan nirkabel atau infrastuktur serat optik sambungan link ke situs mereka. MAN dioptimalkan untuk wilayah geografis yang lebih besar dari LAN.
3. Jaringan WAN (Wide Area Network)
Wide Area Network (WAN),jangkauannya mencakupdaerah geografis yang luas, seringkalimencakup sebuah negara atau benua. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelitindo, Telkomsel, dan sebagainya.
4. Internet
Internet merupakan kumpulan dari LAN, MAN, dan WAN yang ada di seluruh dunia. Jaringan jaringan tersebut dihubungkan ke sebuah jaringan internet dengan menggunakan jaringan kabel serat optik menghubungkan satu benua dengan benua lain.Kabel serat optik tersebut dibangun di dasar laut.
E. Tipe/Model Jaringan
Dalam jaringan suatu komputer memiliki tiga buah peran yang harus dijalankan,yaitu:
1. Sebagai Client, yaitu komputer pemakai tetapi tidak menyediakan sumber daya (sharing), informasi, dan lain lain.
2. Sebagai Peer, yaitu client menyediakan sumber daya untuk dibagikepada client lain sekaligus memakai sumber daya yang tersedia pada client yang lain (peer to peer).
3. Sebagai Server, yaitu menyediakan sumber daya secara maksimal untuk digunakan oleh client tetapi tidak memakai sumber daya yang disediakan oleh client.
Berikut ini akan dijelaskan tipe atau model jaringan yang ada.
1. Jaringan Client Server
Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer komputer lain didalam jaringan sedangkan client adalah komputer komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena salah satu komputer murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.Pada model ini kemungkinan mensentralisasi fungsi dan aplikasi pada satu atau dua Dedicated server.Jaringan ini biasanya digunakan untuk jaringan dengan skala besar.
Keunggulan dari jaringan Client Srver,antara lain :
• Kecepatan akses lebih tinggi.
• Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik.
• Sistem Backup data lebih baik.
2. Jaringan Peer To Peer
Bila ditinjau dari peran server,maka server dijaringan peer to peer diistilahkan nondedicated server,karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.Jadi, jaringan peer to peer adalah modelkoneksi anatarkomputer yang memungkinkan tiap user dapat saling membagi dan memakai sumber dayanya dalam komuter,baik itu file,printer,dan yang lainnya.Dalam model ini setiap komputer mempunyai kedudukan yang sama dan mampu berkomunikasi antarkomputer dalam jaringa tersebut.Selain itu,semua komputer yang ada dapat saling berbagi pakai sumber daya (resources sharing) yang tersedia dalam jaringan tersebut,tidak ada sentralisasi fungsi dan aplikasi. Biasanya jaringan model ini digunakan pada skala keci dan menengah.
Keunggulan dar jaringan Peer to Peer, antara lain :

• Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi pakai fasilitas yang dimilikinya seperti hard disk,drive,fax/modem,printer.
• Biaya operasioanal relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan Client-Server.
• Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server.
• Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit.
• Untuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan cleint server.
• Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
• Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan,maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer.

F. Topologi Jaringan

Topologi jaringan merupakan model penyambungan dan penyusun kabel yang menghubungkan antarnode dalam suatu jaringan. Topologi ini berhubungan erat dengan metode akses jaringan,sistem pengiriman data,dan media pengiriman yang digunakan. Pemilihan topologi ini tergantung pada komponen yang digunakan,fungsi pelayanan jaringan dan tata letak node dalam perencanaan jaringan.Setiap topologimemiliki karakteristik yang berbada-beda. Adapun jenis topologi yang sering digunakan dalam membangun sebuah jaringan yaitu topoligi star,topologi ring,dan topologi bus.Masing-masing topologi memiliki keuntungan dan krugian.

1.Topologi Star (Bintang)
Topologi star (bintang) merupakan bentuk topologi jaringan berupa percabangan (kovergensi) dari node atau titik tengah ke setiap node atau pengguna. Pada topologi star masing masing pengguna workstation dihubungkan secara lansung ke server atau hub, semua link yang ada harus melewati pusat penyaluran data tersebut ke semua simpul atau client yang dipilihnya.Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan untuk yang lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client sekunder.
Keuntungan dari topologi bintang,antara lain:
• Pemasangan atau perubahan stasiun sangat mudah dan tidak menggangu jaringan yang lain.
• Bandwidth atau jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar dengan adanya kabel masing-masing untuk setiap workstation sehingga dapat meningkatkan kemampuan kerja jaringan secara keseluruhan.
• Paling fleksibel dalam perawatan.
• Bila terdapat gangguan di satu kabel maka jaringan yang lain tidak akan terganggu.
• Mudah mendeteksi dan isolasi kesalahan atau kerusakan.
• Kontrol terpusat pada satu node khusus yang bisa berupa server atau hub.
Kelemahan Topologi Bintang :
• Menghabiskan banyak kabel.
• Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.
2. Topologi Bus (Linear)
Topologi bus menggunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat dimana seluruh workstation dan server dihubungkan.Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem Client atau Server,dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai file server.Hal ini berarti mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemprosesan informasi.Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic,yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.Instalasi jaringan bus sangat sederhana,murah,dan maksimal terdiri atas 5 -7 komputer.

Keuntungan topologi bus:
o Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa menggangu workstation lain.
o Hemat kabel karena hanya memiliki satu jalur yang sama.

Kelemaahan topologi bus:
o Bila ada gangguan disepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
o Sering terjadi tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan menganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
o Kepadatan pengiriman data akan menghambat kecepatan akses.
3. Topologi Ring
Topologi ring merupakan topologi pengembangan dari jaringan bus,di semua workstation dan server dihubungkan sehingga membentuk satu pola lingkaran atau cincin.Berbeda dengan topologi bus,komputer cincin tidak mengenal komputer pertama atau awal dan komputer terakhir.Pada topologi cincin,komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan.Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data secara jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.

Keuntungan topologi ring:
a. Hemat kabel.
b. Tidak terjadi tabrakan pengiriman data,seperti pada pengiriman data topologi bus karena data hanya dikirim oleh satu node pada saat yang bersamaan.

Kelemahan topologi ring:
a. Pengembangan jaringan kaku.
b. Setisp node yang terdapat dalam jaringan ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan,sehingga bisa terdapat gangguan pada suatu node maka keseluruhan jaringan akan tergangu.
4. Topologi Mesh
Pada topologi mesh semua node saling terhubung.Topologi hampir tidak pernah dipakai karena sulit ditangani juga boros akan kabel.Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada sehingga sangat sulit untuk dikendalikan.

Keuntungan topologimesh:
a. Memiliki tingkat kesalahan yang sedikit.
b. Terjamin kapasitas channel komunikasi,karena memiliki hubungan komunikasi yang berlebih.
c. Relatif lebih murah untuk dilakukan trobleshoot (gangguan)

Kelemahan topologi mesh:
a. Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
b. Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

 

 

kabel-fiber-optic2-1.jpg

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MEMBUAT PPT MENARIK DENGAN CANVA